Oleh: sarwestu | April 18, 2008

berhentilah merokok bos…ganti dengan bersepeda ya…

anda mau tau tidak, ternyata di negara kita ada 42 juta perokok pemula, dan 37,7 juta diantaranya itu masuk katagori pelajar (usia < 17 tahun) , mereka itu ada yang memulai merokok pada usia 6 – 9 tahun, artinya ketika usia kanak kanak ternyata mereka (secara sembunyi sembunyi) sudah mencoba untuk merokok, dan ketika di tanya dari mana mereka belajar/tau cara mendapatkan rokok dan merokok itu sendiri ? ternyata mereka hanya mencontoh yang terjadi didepan mata mereka selama ini, ada yang pada awalnya hanya karena sering diminta/disuruh ayahnya untuk membelikan rokok, ada yang kemudian mengatakan karena melihat di lingkungan keluarga (rumah) para orang tua/orang dewasa merokok dengan nikmatnya sambil baca koran, nonton televisi, menjamu tamu, dll., sehingga timbul persepsi di midset anak anak bahwa merokok itu memang uena !!! akhirnya mereka merokok karena dipaksa oleh keadaan yang setiap hari dia temui, ya karena dalam proses pertumbuhannya, sianak sudah dijejali sketsa kehidupan yang keliru dimana orang tuanya merokok didepan mereka,jadilah mereka menjadi PEROKOK !!!!

selama ini pemerintah sudah berusaha sekuat tenaga untuk mencoba memerangi (mengurangi tepatnya) kegiatan merokok, misalkan di setiap kemasan rokok sudah ditulisi peringatan bahaya merokok, iklan rokok (baik di televisi/radio/media cetak) tidak boleh menunjukkan secara vulgar aktifitas orang sedang merokok (tapi jangan salah lho jika pendapatan dari cukai rokok yang diterima oleh negara setiap tahunnya minimal 52 triliun), ada pemda yang membuat PERDA agar masyarakat tidak merokok di sembarang tempat alis hanya boleh merokok di tempat khusus) misale kota jakarta, kampus FK UGM pun sudah menerapkan kebijakan anti rokok, artinya mahasiswa S2 hanya boleh merokok di tempat yang sudah di tetapkan (tempatnya ada di dekat kandang kambing – kandang hewan untuk praktikum).

namun segala upaya itu ternyata masih kurang di ikuti dengan sanksi yang tegas dari pembuat kebijakan sehingga nampaknya aturan ya sekedar aturan dan cenderung hanya himbuan saja, sehingga tidak membawa dampak apapun, akibatnya masih banyak yang merokok dan semakin banyak yang menjadi korban karena asap rokok

marilah kita berpikir dan mengajak kepada siapapun untuk berhenti merokok, karena apapun alasane merokok itu memang membahayakan untuk diri sendiri dan orang lain, kalo ada ulama yang berpendapat bahwa merokok itu tidak sekedar makruh tapi sudah “haram” bisa jadi memang ada benernya karena merokok selain tidak membawa manfaat apapun, jelas jelas hanya akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

karena itu yang sudah punya sepeda, ayo olah raga dengan menggenjot terus sepedanya, selain sehat insya allah lingkungan kita jadi bebas dari polusi, yang belum beli sepeda, ayolah segera beli sepeda (1-2 juta) sudah bisa dapat sepeda bagus kok, terus kita genjot sepedanya ben sehat waras dan seger terus awak lan pikirane…

(ssssstttttttttttttttttt……jangan bilang bilang kalo bersepeda itu memang uenaaaaks, lebih enak ketimbang merokok !!!!!)

bravo bikers


Beri tanggapan

Your response:

Kategori