Oleh: sarwestu | April 14, 2008

Finish di RM Morolejar Pakem- 13 April 2008

Finally, akhirnya kami sampai juga di daerah Pakem (RM.Morolejar) dengan bersepeda cing !!! Mengapa saya sangat senang sekali ?

Mungkin bagi bikers lainnya (tentunya yang sudah bukan pemula, ke pakem itu hal yang biasa dan lumrah, kalo memakai istilah anak gaul “..itu mah cemen...” sambil menjentikkan kuku di jari kelingkingnya, yang artinya adalah … cih itu mah kecil tidak ada artinya sama sekali..). Namun lain bagi saya, naik sepeda hingga pakem, adalah sesuatu yang sangat luar biasa sekali…fantastik…edan tenan !!, apalagi dalam kondisi pasca stroke yang saya alami kira kira 4 – 5 bulan lalu.

Meskipun ngos ngosan, saya ndak pernah menunjukkan kepada anggota(peserta) lainnya (nek aku janjane yo kesel tenan … he he he ), alasane saya harus terus bisa menjadi leader bagi mereka, khususnya untuk terus memberi semangat kepada mereka, agar jangan menyerah untuk terus genjot sepedanya.

Perjalanan kali ini di ikuti oleh 7 peserta plus 1 anak anak (anake mas Ekki), ada mb’ Putu, m’Yos, mb’Rima, m’Eko, m’Ekki, dan ada peserta baru pak Tris dan m’Mamat, sementara yang lainnya seperti biasa menjawab pertanyaan ”Who is absent to day ?”, mas bimo (masih sakit), mbak ninik (tidak memberi informasi kenapa tidak ikut ?), mbak nenggih (tugas ke Semarang – ngrapungke tata kelola ambek pak kuncoro ? ini lho cirine pmpk..liburpun tetep harus kerjo, padahal uu naker tidak boleh hari libur itu untuk kerja, kasihan keluarga…he he he…wani po protes ???), mas asdan (tidak memberi informasi kenapa tidak ikut ? mungkin karena bagi tugas dengan mbak neng untuk momong anak anak….), mas nunung (kerja bhakti munggahke gendeng…orak penak ambek morotuwane yo mas ??? …. ), mas agung (jare mas nunungmas agung kulakan oli ke semarang …. ojo ojo kesele during ilang yo mas???), mas heri (tugas ke Bontang…sambil nglumpuke lumpsum untuk frame baru he he he ), sementara mbak dewi, mbak ivon, dan pak syafril hingga kini belum pernah ikut..he he he…

Jam 05.50 start dari check point di gejayan menyusuri arah timur ring road, kemudian masuk ke utara..blusukan keluar masuk desa, sawah dan jalan jalan kampung, hingga tau tau kami beberapa kali melalui rute yang kemaren kemaren pernah kita lalui, hingga pada akhirnya kami sampai di daerah morolejar,

tanjakan demi tanjakan kita sikat habis meskipun saya tau banyak teman teman yang mulai protes, misale kenapa tidak foto fotoan, cari dong tempat istirahat di tempat yang ada pemandangan bagus, kita tetap harus fun dlsbnya., yang tujuannya janjane “minta istirahat karena lelah !!!!

Akhirnya kami sampai di morolejar, rumah makan tradisonal dengan menu ikan ikanan yang sangat terkenal itu, begitu kami sampai di rumah makan tersebut, rasa syukur bahagia senang dan berterimakasih kepada tuhan, karena akhirnya kami bisa juga mengalahkan rasa khawatir dan keraguan kami, …opo iso seh tekan pakem ?…..

foto didepan RM.Morolejar Pakem

Kini kami sudah membuktikan itu semua, kami bisa sampai di pakem dengan bersepeda, selain sehat kami juga hepi…meskipun saya tau, turing kali ini 90% trek jalan raya (aspal), selain membosankan kita menjadi kehilangan ”fun”nya…maaf ya teman teman.

salut hebat two thumbs untuk teman teman yang bahu membahu menggenjot sepedanya hingga kami sampai di pakem morolejar !!!!!

minggu depan aku orak iso melu…..selamat bersepeda ya…hati hati

sik durung iso melu, ayo ikut bersepeda…pokoknya hepi dan sehat..tur orak oleh nesu yoooooooo……..


Beri tanggapan

Your response:

Kategori